Tulisan Tugas Kuliah Mahasiswa Komunikasi Terbaru:
![]() |
| Buku kang Romel, Jurnalistik Online |
Prinsip Jurnalistik Online
Paul Bradshaw --> "Basic Principal of Online
Journalism" :
B-A-S-I-C --> Brevity, Adaptability, Scannability,
Interactivity, Community
Brevity (keringkasan) --> sesuai dengan salah satu
kaidah bahasa jurnalistik yaitu KISS (Keep It Short and Simple).
Adaptability (kemampuan adaptasi) --> menyesuaikan
diri dengan perkembangan jaman.
Scannability (dapat dipindai) --> mudah diserap,
tidak bertele-tele, tidak memakai istilah-istilah yang asing di telinga publik.
Interactivity (kemampuan berinteraksi) --> penulis
menghargai audiens dengan melibatkannya dalam pengomentaran karya jurnalistik.
Community (komunitas) --> media online memiliki
peran menjaring komunitas sebanyak-banyaknya, maka jurnalis online harus memberi
timbal-balik selalu.
Karakteristik Jurnalistik Online
Mike Ward dalam Journalism Online (Focal Press, 2002):
- Immediacy : kesegeraan atau kecepatan penyampaian informasi tanpa harus menginterupsi acara yang sedang berlangsung.
- Multiple pagination : bisa berupa ratusan page (halaman) terkait satu sama lain atau juga bisa dibuka tersendiri.
- Multimedia : menyajikan gabungan teks, gambar, audio, video, dan grafis sekaligus.
- Flexibility delivery platform : wartawan bisa menulis berita kapan saja dan dimana saja, bahkan di atas tempat tidur sekalipun.
- Archieving : terarsipkan, dapat dikelompokkan berdasarkan kategori (rubrik) atau kata kunci (keyword, tags) juga tersimpan lama sehingga dapat diakses kapan pun.
- Relationship with reader : kontak atau interaksi dengan pembaca dapat langsung saat itu juga melalui kolom komentar, dan lain-lain.
- James C. Foust dalam Online Journalism : Principles and Practices of News For The Web (2005):
- Audience control : pembaca leluasa memilih informasi.
- Non-linearity : informasi dapat berdiri sendiri atau tidak berurutan.
- Storage and retrieval : berita atau informasi terarsipkan dan dapat diakses kembali dengan mudah kapan saja.
- Unlimited space : memungkinkan jumlah berita yang jauh lebih lengkap karena tidak dibatasi durasi (TV/radio) atau kolom (Koran).
- Immediacy : Kesegeraan, cepat, dan langsung.
- Multimedia : menyertakan teks, suara, gambar, dan video serta komponen-komponen informasi lainnya.
- Interactivity : adanya partisipasi pembaca karena ada kolom komentar atau fasilitas share ke media-media sosial (Facebook dan Twitter).
Rey G. Rosales dalam The Elements of Online Journalism
(iUniverse, 2006):
- Elemen dasar
- Headline (judul berita)
- Text (isi berita)
- Picture (foto)
- Graphic (ilustrasi logis, biasa berupa logo atau gambar terkait dengan berita)
- Related link (tulisan lain yang dapat memperkuat informasi dan menambah pengetahuan pembaca)
- Elemen Advance
- Audio
- Video
- Slide show
- Animation
- Interactive Features (didesain untuk interaksi dengan user, misal termasuk peta lokasi (google map)
- Interactive Games (biasa didesain seperti mini video games yang bisa dimainkan oleh user.)
Richard Craig dalam Online Journalism: Reporting,
Writing, and Editing for New Media (2005):
- Pembaca dapat menggunakan link untuk mengakses informasi lebih lanjut.
- Pembaca dapat memperbarui berita secara langsung dan teratur.
- Informasi di media online sangatlah luas.
- Tersedianya penambahan suara, video, dan konten online yang dimiliki cetak.
- Dapat menyimpan arsip online dari zaman ke zaman.
Kilas Sejarah Jurnalistik Online
- 1990-an --> Internet muncul pertama kali
- 17 Januari 1998 --> Mark Druge --> mempublikasikan perselingkuhan Bill Clinton dengan Monica Lewinsky di website Drudge Report --> cikal bakal jurnalistik online
- 2000-an --> muncul blog-blog pribadi
Demikian tulisan saya muat di blog ini. Bila ada
kritik dan saran, silahkan tulis di kolom komentar di bawah...
Terima kasih (Abdu Faisal)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar